Monday, 24 October 2016

Suku Malam Cintaku


Katanya mutlak harus tahu, pengertian pada 1 nama
Katanya lagi indah akan di sana, lalu ku kerling arahnya apa?
Katanya aman, aku jejaki makna amannya?

Waktu yang ku lerai, ku kaut semula akannya, kali ini jiwa dan hati ini mentarbiyahkan rasa penuh kesyukuran, cantiknya kawalan akal ini, memberi impak yang terkesan akan sikap diri sendiri. Aku terlalu aktivis berkehendak, realisasi sesuatu yang aku angan bercita-cita.

Kini lewat waktu, aku digerakkan dengan hebatnya panggilan itu, mintaku bercinta dengannya. Lapang dada saatku tutur ayat cinta itu, aku mohon padanya agar keluhuran, keikhlasan, dan kebaikan akan sentiasa berteman dan berdamping denganku, agar suatu masa akidah akan bertambah indah dalam diri...

Aku sentiasa merindui akan cinta itu, aku menyempat waktu 5 kali, namun aku lebih selesa jika ku luang waktunya sepertiga malam, aku tahu tika itu aku bisa berdialog dengannya, aku tahu aku bisa teruja akannya.....saat itulah aku sedar lemahnya diri, dan engkaulah yang maha agung.

Aku tuturkan ayat-ayat saktimu penuh makna, walau adakala aku tergagap dan terkial-kial bertutur namun aku harap ayatku itu bisa kau terima .

Cintaku, jangan kau abaikan aku walau sesaat, kerana gerakku ini hanya ada pada kuasamu...................
Post a Comment